Category Archives: Informasi Umum

JAMBORE MEMBACA

IMG_3564

Jambore Membaca ini di selenggarakan sebagai wujud keprihatinan kami terhadap banyaknya anak-anak yang keseharianya memilih Video Game, Internet ataupun utak-atik Gedget dibandingkan membaca buku pelajaranya yang didapatkan di sekolah.

Kegiatan Jambore Membaca Desa Abiansemal Tahun 2015 dilaksanakan tanggal 15 Nopember  2015 yang dipusatkan di Balai Wantilan Pura Gunung Agung Banjar Pande, Desa Abiansemal, Kec. Abiansemal, Kab. Badung, Bali, yang di ikuti oleh 6 (Enam) Sekolah Dasar Negeri yang ada di Wilayah Desa Abiansemal.

Tujuan :

  1. Sebuah gerakan untuk memnggelorakan semangat membaca di kalangan generasi baru.
  2. Membaca sebagai media pembelajaran dalam memahami sebuah proses, meningkatkan kepekaan secara sosial, mental, hati nuran.
  3. Ruang bagi anak anak untuk berkreativitas membangun diri untuk menjadi pribadi yang matang.
  4. Mendorong Generasi baru untuk melatih anak lebih teliti dan peka terhadap lingkungan.   Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kepribadian anak bangsa yang pintar dan cerdas.

Sasaran :

Meningkatkan minat baca anak anak dan masyarakat pada umumnya untuk mendapatkan imformasi  ilmu pengetahuan sehingga tercipta sumber daya manusia yang pintar, cerdas dan handal.

 

Iklan

JAMBORE MEMBACA

PERAYAAN HARI IBU KE 85 OLEH TIM PENGGERAK PKK ABIANSEMAL

Dalam Rangka Menyambut Hari Ibu tanggal 22 Desember 2013 Tim Penggerak PKK Desa Abiansemal melaksanakan beberapa kegiatan yang berbasis masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang secara tidak langsung tergabung kedalam PKK Desa Abiansemal. adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain :

  • Volly Ball PKK masing-masing Banjar se Desa Abiansemal
  • Tarik Tambang PKK
  • Pemberian Sembako Janda kurang mampu.

Perayaan Hari Ibu  di laksanakan di Balai Banjar Keraman, Desa Abiansemal

P1140299

  • P1140309 P1140306  P1140294 P1140293 P1140292 P1140287 P1140284 P1140336 P1140324 P1140309 P1140306 P1140324
  • P1140285 P1140284 P1140283 P1140282 P1140281 P1140280 P1140279 P1140278 P1140277 P1140276

Sosialisasi dengan warga masyarakat RTS ( Rumah Tangga Sasaran) di Desa Abiansemal

P1140075

Berkenaan dengan Penerimaan Bantuan Dana  UEP ( Usaha Ekonomi Produktif )  dan Perbaikan Rumah Layak Huni  dari Pemerintah Kabupaten Badung kepada warga masyarakat rumah tangga sasaran di Desa Abiansemal Tahun 2013 sebanyak : 20 KK sasaran yang tersebar di 8 (Delapan) Banjar di Desa Abiansemal antara lain :

  1. Banjar Purwakerta                  :   3 KK
  2. Banjar Dirgahayu                    :   2 KK
  3. Banjar Latusari                        :   1 KK
  4. Banjar Aseman                        :   3 KK
  5. Banjar Gunung                        :   3 KK
  6. Banjar Keraman                      :   3 KK
  7. Banjar Pande                           :   2 KK
  8. Banjar Juwet                           :   3 KK

P1140087 P1140085 P1140081 P1140080 P1140079

 

 

 

LOMBA KADARKUM 6 KECAMATAN SE BADUNG

Perbekel Abiansemal beserta Nyonya dampingi Kelompok Keluarga Sadar Hukum ” Tunjung Sari ” Banjar Gunung, Desa Abiansemal dalam Lomba Kadarkum yang di ikuti 6 Kecamatan se Kabupaten Badung, yang dilaksanakan di Ruang Kerta Gosana Puspem  Badung – Bali.

P1140057P1140067 P1140060 P1140065  P1140072 P1140073

Kembang Rampe

Kembang RampeBali sebagi pulau dengan penduduk yang mayoritas beragama Hindu yang taat melaksanakan upacara agama tentu saja memerlukan berbagai kebutuhan persembahyangan yang jumlahnya sangat banyak setiap harinya. Salah satu komponen sarana persembahyangan yang wajib ada adalah Kembang Rampe yang diolah dari daun pandan yang diiris tipis yang memang tumbuh dan dibudidayakan sejak lama di Desa Abiansemal.

Prose produksi

Berkat budidaya dan ketekunan masyarakat Desa Abiansemal khususnya di Banjar Aseman, sampai saat ini produksi dan pemasaran Kembang Rampe sudah sangat tinggi bahkan sampai saat ini, mayoritas masyarakat Banjar Aseman sudah menekuni bidang usaha ini mengingat profit yang ditawarkan sangatlah tinggi.Dan saat ini setiap hari dengan tanpa mengenal lelah dibantu dengan mesin yang mempermudah pekerjaan, masyarakat melaksanakan usaha ini baik di sawah sendiri maupun dengan sistem kontrak di luar banjar, bahkan di luar desa. Namun mengingat banyaknya pengusaha dan juga warga masyarakat yang menekuni bidang ini, admin tidak mencantumkan kontak pengusahanya. Namun untuk pembaca yang berminat dan tertarik menekuni bidang ini bisa langsung menuju ke Banjar Aseman Desa Abiansemal Badung

<KU2013>

Konveksi Destar

destar

Berbicara masalah upakara Hindu, dan pakaiannya di Bali maka kita tidak akan melewatkan destar di dalam daftar belanja kita. Berbagai jenis, model, bahan, dan kreasi telah tercipta demi sebuah penghias kepala yang menambah kesan gagah pemakainya ini. Salah satu daerah yang terkenal dengan hasil industri destarnya adalah Desa Adat Gerih yang menjadi bagian dari Desa Abiansemal.

produksi destar

Di Gerih, sampai saat ini sudah memiliki 3 usaha yang berkembang sangat pesat yakni Pengrajin Destar Bali Suci di Banjar Purwakerta, Destar Bali Lestari di Banjar Dirgahayu, dan Destar Budaya Bali di Banjar Dirgahayu. Sampai saat ini hasil produksi usaha destar tersebut sudah dipasarkan ke berbagai tempat yang berimplikasi meningkatnya penghasilan secara otomatis bagi pengrajinnya. Untuk masalah kualitas, sampai saat ini kualitas destar sudah diakui oleh masyarakat luas demi kenyamanan dan juga gagahnya pemakai destar tersebut.

Informasi lebih lanjut tentang produk destar yang dihasilkan dapat menghubungi :

  1. Destar Bali Suci       : Jl. Raya Gerih Telp. (0361) 740837
  2. Destar Bali Lestari  : Jl. Raya Gerih Telp. 08164707729
  3. Destar Budaya Bali : Jl. Raya Gerih Telp. 08123616539

<KU2013>

Informasi Umum Banjar Pande

Balai Banjar Pande Desa Abiansemal

Banjar Pande adalah salah satu banjar yang berada di wilayah Desa Abiansemal yang terkenal dengan pedagang pisang, pindang, dan juga kelompok budidaya lele sehingga mempercepat laju perekonomian di banjar tersebut. Jika dilihat dari aspek pembangunannya Banjar Pannde merupakan banjar yang meiliki tingkat pembangunannya sudah sangat maju karena berbatasan langsung dengan ibukota kecamatan Abiansemal di Blahkiuh. Banjar Pande berbatasan dengan 2 desa lain yakni Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, dan Desa Blahkiuh. Sedangkan di arah lainnya berbatasan dengan Banjar Keraman dan Juwet. Secara administratif kedinasan Banjar Pande dipimpin oleh seorang kelian dinas yang saat ini dijabat oleh I Made  Subawa. Dan selain menjadi banjar dinas Pande juga merupakan sebuah banjar adat yang dipimpin oleh Made Purna yang pada proses perjalanannya selalu beriringan satu sama lain.

Kelompok Budidaya Lele

Sebagai salah satu banjar yang sudah cukup maju, berbagai potensi dimiliki dan berkembang sangat baik di daerah ini mulai dari pertanian, peternakan, pengolahan daging khusunya ikan, budidaya lele, pengrajin keranjang, penjual pisang, dan juga pengrajin produk kreatif yang menjadi sumber penghasilan warga selain bekerja di sector formal dan swasta. Namun dari sekian banyak potensi yang dimiliki Banjar Pande pembuat pindang dan budidaya lele menjadi salah satu usaha yang sangat dominan bagi masyarakat Banjar Pande karena hampir semua masyarakat bergerak di bidang usaha tersebut.

Koperasi

Di dalam pengembangan kapasitsas dan juga pembangunan potensi SDM, Banjar Pande memiliki banyak organisasi baik yang dibentuk banjar maupun yang menjadi suatu komunitas yyang bertujuan untuk membangun kapasitas warga. Mulai dari kelompok PKK, Posyandu, Kelompok Dasa Wisma, maupun juga Sekeha Teruna Taruna Karya menjadi wadah masyarakat untuk berinteraksi sehari-hari. Namun tidak hanya itu, banjar ini juga memiliki kelompok budidaya ikan lele Boga Segara dan kelompok pemindang Merta Segara yang sangat eksis sehingga bisa mengangkat perekonomian warga selain berdagang dan usaha lainnya dengan dibantu 2 unit koperasi yang sudah sangat berkembang.

 <KU2013>

Sejarah Banjar Juwet

balai banjar Juwet 1

Berbicara masalah sejarah, tentu saja kita tidak akan terlepas dari cerita dan juga riwayat yang diceritakan secara turun-temurun maupun dari bukti fisik yang disimpan berupa prasasti maupun berbagai artefak lainnya. Begitu pula dengan banajr juwet yang jika ditelisik secara lebih mendalam maka akan kita temukan sejarah dan cerita yang sangat menarik. Berikut ini adalah sepenggal cerita tentang Banjar Juwet. Jaman dahulu di masa kerajaan leluhur warga masyarakat datang dari Kabupaten Gianyar Kecamatan Sukawati Desa Batu Banjar Tampad karena diusir akibat menghabiskan barang milik umum. Setelah diusir warga yang berjumlah 13 KK tersebut pergi ke Puri Sayan untuk meminta suaka, namun karena di Puri Sayan masih menjadi wilayah kerajaan Gianyar maka penglingsir puri tidak berani menerima 13 KK itu, yang membuat warga yang terusir menuju kea rah barat sungai Ayung.

Sesampainya di daerah Barat Gelar warga akhirnya meletakkan prasasti yang dibawa diantara 2 buah pohon besar yang ada di daerah tersebut,yakni pohon Juwet dan Beringin di tengah hutan yang belum terjamah. Setelah meletakkan prasasti, warga masyarakat menghadap ke Puri Mengwi untuk memohon ijin membuka lahan di daerah tersebut untuk dijadikan tempat tinggal. Dan akhirnya ijin diberikan, maka dibangunlah kahyangan tiga disana beserta pemukiman yang terus berkembang sampai sekarang. Untuk masing-masing Kk di berikan tanah masing masing kk 15 are, dan untuk pura diberikan 55 are, pura dalem di berikan 40 are dan subak pun diberikan 32 are.

 

a

Setelah lama mendiami daerah baru tersebut, karena salah satu dari pohon lokasi penyimpanan prasasti mati yakni pohon beringin, maka yang tersisa hanyalah pohon Juwet sehingga daerah tersebut dikenal dengan nama Desa Juwet dan yag setelah Abiansemal menjadi satu desa, Juwet menjadi bagiannya dengan nama banjar juwet.

 

Data Penduduk

Berbicara masalah desa maka kita tidak akan pernah bisa melepaskan pembahasan dari penduduk, karena selain sebuah desa menaungi dan menjadi wilayah tempat tinggal penduduk penduduk juga memberikan warna dan kehidupan bagi desa tempat tinggalnya. Jika berbicara tentang statistik jumlah penduduk  Desa Abiansemal  setiap tahun ada kecendrungan untuk meningkat sedangkan luas wilayah  tetap, sehingga kepadatan penduduk  terus meningkat dan akan menjadi besar bila tidak ditangani  secara tepat dan cepat Penduduk mempunyai  pengaruh  yang sangat  penting dalam pertumbuhan dan perkembangan  pembangunan disegala bidang  sehingga penduduk merupakan sumber daya manusia sebagai salah satu faktor penentu dalam pembangunan. Jumlah penduduk : 7.319 Jiwa, laki – laki  :  3.643 jiwa  &  perempuan : 3.676 jiwa,  jumlah KK : 1.903 KK.

Rekapitulasi Penduduk Desa Abiansemal Bulan Januari 2013

Tabel Penduduk Desa Abiansemal<KU2013>