Sejarah Banjar Juwet

balai banjar Juwet 1

Berbicara masalah sejarah, tentu saja kita tidak akan terlepas dari cerita dan juga riwayat yang diceritakan secara turun-temurun maupun dari bukti fisik yang disimpan berupa prasasti maupun berbagai artefak lainnya. Begitu pula dengan banajr juwet yang jika ditelisik secara lebih mendalam maka akan kita temukan sejarah dan cerita yang sangat menarik. Berikut ini adalah sepenggal cerita tentang Banjar Juwet. Jaman dahulu di masa kerajaan leluhur warga masyarakat datang dari Kabupaten Gianyar Kecamatan Sukawati Desa Batu Banjar Tampad karena diusir akibat menghabiskan barang milik umum. Setelah diusir warga yang berjumlah 13 KK tersebut pergi ke Puri Sayan untuk meminta suaka, namun karena di Puri Sayan masih menjadi wilayah kerajaan Gianyar maka penglingsir puri tidak berani menerima 13 KK itu, yang membuat warga yang terusir menuju kea rah barat sungai Ayung.

Sesampainya di daerah Barat Gelar warga akhirnya meletakkan prasasti yang dibawa diantara 2 buah pohon besar yang ada di daerah tersebut,yakni pohon Juwet dan Beringin di tengah hutan yang belum terjamah. Setelah meletakkan prasasti, warga masyarakat menghadap ke Puri Mengwi untuk memohon ijin membuka lahan di daerah tersebut untuk dijadikan tempat tinggal. Dan akhirnya ijin diberikan, maka dibangunlah kahyangan tiga disana beserta pemukiman yang terus berkembang sampai sekarang. Untuk masing-masing Kk di berikan tanah masing masing kk 15 are, dan untuk pura diberikan 55 are, pura dalem di berikan 40 are dan subak pun diberikan 32 are.

 

a

Setelah lama mendiami daerah baru tersebut, karena salah satu dari pohon lokasi penyimpanan prasasti mati yakni pohon beringin, maka yang tersisa hanyalah pohon Juwet sehingga daerah tersebut dikenal dengan nama Desa Juwet dan yag setelah Abiansemal menjadi satu desa, Juwet menjadi bagiannya dengan nama banjar juwet.

 

About Desa Abiansemal

Website Desa Abiansemal tempat berbagi informasi dan data ke seluruh warga

Posted on Juli 20, 2013, in Banjar, Banjar Juwet, Home, Info Sosial Budaya, Informasi Umum and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: